⭐ Prasetya Nursalim, Kelvin (2022) Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Pengguna untuk Berbelanja Online di Tiktok. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
Text
HALAMAN_AWAL.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (9MB) |
|
|
Text
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (7MB) |
|
|
Text
BAB_I.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (13MB) |
|
|
Text
BAB_II.pdf Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (14MB) |
|
|
Text
BAB_III.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (13MB) |
|
|
Text
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (27MB) |
|
|
Text
BAB_V.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (2MB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (9MB) |
Abstract
Perkembangan teknologi dan internet yang begitu pesat mendorong berbagai kemajuan di berbagai bidang salah satunya adalah media social. Media social merupakan salah satu media yang paling sering digunakan di Indonesia. Penggunaan media social saat ini tidak hanya digunakan untuk bersosialisasi saja melainkan juga digunakan sebagai media untuk berbisnis. Fenomena belanja online yang biasa terjadi melalui e-commerce kemudian berkembang menjadi social commerce dimana pengguna dapat melakukan transaksi jual-beli di dalam suatu media social. Perkembangan ini terjadi didorong karena adanya wabah Covid-19 yang mengharuskan masyarakat untuk di rumah saja. Seperti halnya TikTok yang bermula sebagai aplikasi sosial media yang kemudian melakukan inovasi yaitu dengan menyediakan layanan Tiktok yang dapat digunakan masyarakat untuk berbelanja dalam aplikasi. Tetapi dalam perjalanannya aplikasi ini menjumpai berbagai masalah seperti tampilan belanja atau dashboard yang tidak efisien, keamanan akun dan metode pembayaran yang sulit, serta algoritma Tiktok yang tidak sesuai dengan preferensi pengguna. Online Shopping Intention masyarakat terhadap aplikasi TikTok dipengaruhi oleh berbagai factor seperti Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Attitude, Subjective Norm, dan Perceived Risk. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dan disebar secara online melalui Google Form ke masyarakat yang pernah menggunakan aplikasi TikTok, memiliki akun TikTok, dan pernah bertransaksi di aplikasi TikTok. Dalam mengolah dan menganalisis data penulis menggunakan software IBM SPSS versi 26 dan menggunakan metode analisis deskriptif untuk menilai tiap indikator variabel. Hasil temuan penelitian ini yaitu Perceived Usefulness, Subjective Norm, dan Perceived Risk tidak memiliki pengaruh terhadap Online Shopping Intention. Variabel Perceived Ease of Use dan Attitude berpengaruh positif dan signifikan terhadap Online Shopping Intention.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
