Frooz, Brand Smoothies Sehat dengan Harga Terjangkau

Reinhart Potanobu, Mannuel (2025) Frooz, Brand Smoothies Sehat dengan Harga Terjangkau. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf

Download (1MB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (502kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (378kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf

Download (488kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] PDF
BAB_V.pdf

Download (394kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (220kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat menciptakan peluang besar bagi industri minuman berbahan buah, khususnya smoothies. Namun, smoothies berbahan buah asli umumnya memiliki harga yang relatif tinggi sehingga kurang terjangkau bagi pelajar dan mahasiswa. Frooz dikembangkan sebagai brand smoothies dengan harga terjangkau yang menggunakan 100% buah asli, didukung oleh visual branding yang kuat serta pendekatan pemasaran digital yang menargetkan Generasi Z. Laporan akhir ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran dan pengembangan bisnis Frooz menggunakan pendekatan market sizing (TAM­SAM­SOM), Business Model Canvas, dan kerangka Marketing Mix 7P. Penulis berperan sebagai Chief Marketing Officer (CMO) dan terlibat langsung dalam perancangan strategi pemasaran digital, pengelolaan media sosial, produksi konten, serta evaluasi kinerja pemasaran. Selama periode operasional, Frooz menunjukkan kinerja usaha yang terukur. Pendapatan meningkat dari Rp 10.023.750 pada Agustus menjadi Rp 13.840.003 pada September, kemudian sebesar Rp 11.765.168 pada Oktober dan Rp 9.298.747 pada November. Kinerja tersebut didorong oleh kombinasi strategi pemasaran digital dan offline, meliputi konsistensi konten di Instagram dan TikTok, kampanye user-generated content (UGC), program promosi dan diskon, aktivasi booth, serta kolaborasi dengan komunitas kampus. Strategi storytelling digital dan konsistensi visual berhasil meningkatkan brand awareness, sementara aktivitas offline seperti sampling dan voucher mendorong percobaan produk dan pembelian ulang. Hasil analisis menunjukkan bahwa Frooz beroperasi dalam pasar yang besar dan layak serta mampu bersaing melalui keterjangkauan harga, keaslian produk, dan komunikasi merek yang efektif. Strategi pengembangan yang diusulkan meliputi optimalisasi pemasaran digital, penguatan kolaborasi micro-KOL, perluasan titik distribusi, serta peningkatan standarisasi operasional. Laporan ini menegaskan bahwa startup minuman sehat dapat memanfaatkan pemasaran digital dan inovasi branding untuk mencapai validasi pasar dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Reinhart Potanobu, Mannuel (00000071069)
Contributors: Andoko, Andrey
Keywords: smoothies, digital marketing, branding, market sizing, marketing strategy
Subjects: 600 Technology (Applied Sciences) > 650 Management and Public Relations > 658 General management (Risk Management, Profit and Loss, Logistics)
Divisions: Faculty of Business > Management
Date Deposited: 05 Jan 2026 08:04
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/43009

Actions (login required)

View Item View Item