Nabiilah Azzahra, Hasnaa (2025) Pengaruh Occupational Stress dan Work-Life Balance terhadap Turnover Intention melalui Mediasi Job Satisfaction Karyawan Generasi Z. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
|
PDF
HALAMAN_AWAL.pdf Download (857kB) |
|
|
PDF
BAB_I.pdf Download (761kB) |
|
|
PDF
BAB_II.pdf Download (452kB) |
|
|
PDF
BAB_III.pdf Download (608kB) |
|
|
PDF
BAB_IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
PDF
BAB_V.pdf Download (229kB) |
|
|
PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf Download (246kB) |
|
|
PDF
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Turnover intention merupakan salah satu tantangan utama dalam manajemen sumber daya manusia karena berdampak pada meningkatnya biaya rekrutmen, hilangnya produktivitas, serta menurunnya stabilitas organisasi. Fenomena ini semakin relevan pada Generasi Z, yaitu individu yang lahir antara tahun 19972012, yang saat ini mulai mendominasi angkatan kerja di Indonesia. Generasi Z dikenal memiliki karakteristik dinamis, adaptif terhadap teknologi, ekspektasi tinggi terhadap keseimbangan kehidupan kerja, lingkungan kerja yang suportif, dan pencarian makna dalam pekerjaan sebagai bagian dari kepuasan dan tujuan karier mereka. Kondisi tersebut mendorong kecenderungan job hopping yang relatif tinggi, sehingga meningkatkan risiko turnover intention apabila kebutuhan kerja mereka tidak terpenuhi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Occupational Stress dan Work- Life Balance terhadap Turnover Intention dengan Job Satisfaction sebagai variabel mediasi pada karyawan Gen Z. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan teknik simple random sampling terhadap 260 responden Gen Z yang sedang bekerja. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online, dan analisis data menggunakan PLS-SEM dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Occupational Stress memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Turnover Intention serta pengaruh negatif terhadap Job Satisfaction. Sementara itu, Work-Life Balance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention serta berpengaruh positif terhadap Job Satisfaction. Selain itu, Job Satisfaction terbukti memediasi hubungan antara Occupational Stress dan Work-Life Balance terhadap Turnover Intention secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa perusahaan perlu meminimalkan sumber stres kerja, memperbaiki sistem manajemen beban kerja, serta mendukung keseimbangan kehidupan dan pekerjaan agar kepuasan kerja meningkat dan turnover intention pada karyawan Gen Z dapat ditekan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur mengenai perilaku kerja generasi Z dan menjadi acuan bagi perusahaan dalam merancang strategi retensi yang lebih efektif.
| Item Type: | Thesis (Bachelor Thesis) |
|---|---|
| Creators: | Nabiilah Azzahra, Hasnaa (00000087641) |
| Contributors: | Setiorini, Amanda |
| Keywords: | Sumber Daya Manusia, Generasi Z, Stress Kerja, Keseimbangan Kerja dan Kehidupan, Kepuasan Kerja, Turnover Intention |
| Subjects: | 600 Technology (Applied Sciences) > 650 Management and Public Relations > 658 General management (Risk Management, Profit and Loss, Logistics) |
| Divisions: | Faculty of Business > Management |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 08:06 |
| URI: | https://kc.umn.ac.id/id/eprint/43097 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
