Analisis Resepsi Pengguna Media Sosial Youtube terhadap Isu Kontroversi Revisi Undang-Undang TNI

Evan Pangestu, Christopher (2026) Analisis Resepsi Pengguna Media Sosial Youtube terhadap Isu Kontroversi Revisi Undang-Undang TNI. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf

Download (629kB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (259kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (387kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf

Download (265kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (379kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf

Download (210kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (219kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis resepsi pengguna media sosial YouTube terhadap wacana kontroversi revisi Undang-Undang TNI (RUU TNI). Isu tersebut penting karena menyentuh keseimbangan supremasi sipil dan militer pasca-Reformasi, yang kemudian menciptakan diskursus intens di ruang publik digital. Tujuan utama penelitian ini adalah memetakan dan memahami bagaimana audiens YouTube menafsirkan, merespons, dan memaknai pesan-pesan yang disajikan dalam konten video terkait revisi Undang-Undang TNI. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teori analisis resepsi Stuart Hall (model encoding/decoding), data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan sejumlah informan pengguna aktif YouTube yang terpapar wacana tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi publik bersifat majemuk dan terfragmentasi, terbagi antara pembacaan oposisi atau negosiasi kritis dan akomodatif atau negosiasi ringan. Resepsi kritis didominasi oleh informan dengan latar belakang profesional yang khawatir akan perluasan kewenangan militer dan ancaman terhadap demokrasi. Sementara itu, resepsi akomodatif memaknai revisi sebagai langkah adaptasi yang wajar bagi TNI. Temuan ini menyimpulkan bahwa YouTube berfungsi sebagai arena kontestasi ideologi, di mana pemaknaan pengguna sangat dipengaruhi oleh latar belakang sosiopolitik mereka dan potensi konten untuk menggiring opini. Oleh sebab itu, penelitian ini menekankan urgensi literasi media kritis dan kemampuan berpikir analitis sebagai modal penting bagi publik dalam berpartisipasi dalam diskursus kebijakan di era digital.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Evan Pangestu, Christopher (00000056264)
Contributors: Mujiono, Mujiono
Keywords: analisis resepsi, encoding/decoding, literasi media, revisi Undang- Undang TNI, YouTube
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Communication > Strategic Communication
Date Deposited: 27 Jan 2026 08:02
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/44037

Actions (login required)

View Item View Item