Implementasi Algoritma Dijkstra pada Penentuan Rute Jaringan Listrik Bangunan Terpendek di Ruang 3D

Christopher Shyandon, Saint (2026) Implementasi Algoritma Dijkstra pada Penentuan Rute Jaringan Listrik Bangunan Terpendek di Ruang 3D. Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf

Download (784kB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (222kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (253kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf

Download (371kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (530kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf

Download (217kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (227kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Archive (ZIP)
CREATION_FILE.zip

Download (286B)

Abstract

Perancangan jalur instalasi listrik pada bangunan masih umum dilakukan berbasis denah dua dimensi (2D), sehingga hubungan spasial vertikal dan hambatan struktural pada bangunan bertingkat atau kompleks tidak terepresentasi secara menyeluruh. Kondisi ini berpotensi menghasilkan jalur kabel yang kurang sesuai karena perencana harus melakukan interpretasi manual terhadap struktur ruang. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma Dijkstra untuk menentukan rute jaringan listrik terpendek pada bangunan yang direpresentasikan dalam ruang tiga dimensi. Denah bangunan berbentuk citra denah dikonversi menjadi model voxel 3D, kemudian dibangun menjadi graf 3D dengan pergerakan ortogonal pada sumbu X, Y, dan Z. Sistem dikembangkan menggunakan Unity dan divisualisasikan secara interaktif, sehingga pengguna dapat memilih titik sumber dan tujuan pada model 3D, lalu sistem menghitung dan menampilkan jalur terpendek. Pengujian dilakukan pada tiga skenario denah: tanpa hambatan, dengan hambatan, dan denah kompleks. Hasil uji menunjukkan sistem berhasil menemukan jalur valid pada seluruh skenario (status berhasil). Pada skenario tanpa hambatan, graf terbentuk dengan 23.086 node dengan waktu komputasi Dijkstra 2.779,59 ms dan jarak 0,15 m. Pada skenario dengan hambatan, jumlah node meningkat menjadi 32.596 node dengan waktu komputasi 4.092,00 ms pada jarak 0,15 m. Pada skenario kompleks, graf mencapai 51.076 node dengan waktu komputasi 7.540,60 ms dan jarak 25,13 m. Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi Dijkstra pada graf 3D mampu menghasilkan rute terpendek secara terukur, serta performanya meningkat seiring bertambahnya kompleksitas graf.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Christopher Shyandon, Saint (00000075026)
Contributors: Kurniawan, Vincentius (0308079501)
Keywords: Algoritma Dijkstra, Graf 3D, Instalasi Listrik, Jalur Terpendek, Unity
Subjects: 000 Computer Science, Information and General Works
Divisions: Faculty of Engineering & Informatics > Informatics
Date Deposited: 29 Jan 2026 08:03
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/44393

Actions (login required)

View Item View Item