⭐
Martha, Jessica
(2016)
Perancangan Ulang Identitas Visual Pakaian Pria Jobb.
Bachelor Thesis thesis, Universitas Multimedia Nusantara.
Abstract
Tailoring sudah dikenal sejak abad 13 awal, ketika kata itu diperkenalkan pertama
kali oleh para buruh yang disadur dari bahasa Perancis. Sejak saat itu, tailoring
menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dunia fashion yang ada sekarang.
Banyak desainer terkenal yang turut memperlihatkan ketertarikannya akan dunia
tailoring seperti Vivienne Westwood, Owen Gaster, Alexander McQueen,
Timothy Everest, Richard James, Nicolas Ghesquiere at Balenciaga, Alber Elbaz
at Lanvin dan Ozwald Boateng. Mereka menunjukkan ketertarikannya akan dunia
traditional tailoring pada tahun 1990 – 2000an dan mulai meningkatkan
popularitas dari tailoring. Sedangkan bespoke tailoring sendiri mulai dikenal
sejak tahun 1950 oleh para generasi muda. Karena memerlukan detail,
pengetahuan dan skill dan kesabaran yang tinggi, membuat bespoke tailoring
memasang harga yang tinggi. Pusat dari bespoke tailoring berada di Savile Row,
London, dimana para penjahit dapat disebut juga sebagai seorang pemahat. Hal
inilah yang menginspirasi brand JOBB untuk mengembangkan brand nya kearah
classic english bespoke tailoring, dengan tujuan untuk bisa masuk ke dalam pasar
generasi Y (1981-1995). Langkah awalnya adalah dengan melakukan perancangan
ulang logo dan identitas visual, dimana didalamnya terdapat graphic standard
manual yang dapat menjadi panduan bagi para pihak yang menggunakannya.
Diharapkan dengan adanya perancangan ulang identitas visual ini, brand JOBB
dapat menjadi brand yang memimpin diantara para kompetitornya.
Actions (login required)
 |
View Item |