Representasi Simbolik Songkok dan Sarung dalam Budaya Etnis Betawi Katolik (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce pada Konten Komsos Servatius)

Zeniago, Reval (2026) Representasi Simbolik Songkok dan Sarung dalam Budaya Etnis Betawi Katolik (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce pada Konten Komsos Servatius). Bachelor Thesis, Universitas Multimedia Nusantara.

[img] PDF
HALAMAN_AWAL.pdf

Download (532kB)
[img] PDF
BAB_I.pdf

Download (263kB)
[img] PDF
BAB_II.pdf

Download (388kB)
[img] PDF
BAB_III.pdf

Download (246kB)
[img] PDF
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (564kB)
[img] PDF
BAB_V.pdf

Download (207kB)
[img] PDF
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (265kB)
[img] PDF
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (486kB)

Abstract

Penggunaan simbol-simbol budaya seperti Songkok dan Sarung dalam liturgi Ekaristi oleh Komunitas Paroki Santo Servatius Kampung Sawah menginspirasi penelitian ini. Fenomena ini menarik karena karakteristik tersebut umumnya dikaitkan dengan identitas Muslim atau Santri dalam masyarakat Indonesia, sehingga menimbulkan negosiasi makna ketika muncul di ruang suci Katolik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur tanda dan makna di balik penggunaannya, menggunakan Semiotika Charles Sanders Peirce (Representasi, Objek, Interpretan). Penelitian ini menggabungkan pendekatan kualitatif dengan kerangka interpretatif. Sampling purposif digunakan untuk memilih video Instagram yang akan dianalisis. Hasil penelitian ini mengungkapkan tiga temuan utama. Pertama, penggunaan Songkok oleh Imam merupakan bentuk reinterpretasi simbol otoritas, di mana Songkok dikembalikan ke makna historisnya sebagai simbol nasionalisme dan hierarki gereja. Kedua, atribut sarung dan kemeja pangsi yang dikenakan jemaat diinterpretasi ulang bukan sebagai simbol kekerasan `kejuaraan', melainkan sebagai indikator historis komunitas agraris (pertanian) Kampung Sawah, yang telah diubah menjadi simbol kesetaraan dan inklusivitas agama. Studi ini menyimpulkan bahwa media sosial berfungsi sebagai tempat perkumpulan yang memfasilitasi pembentukan identitas hibrida Betawi-Katolik yang fleksibel dan toleran.

Item Type: Thesis (Bachelor Thesis)
Creators: Zeniago, Reval (00000045096)
Contributors: Nurhayati, Kristina
Keywords: semiotika peirce, inkulturasi digital, identitas betawi, komsos servatius, media baru
Subjects: 300 Social Sciences
Divisions: Faculty of Communication > Strategic Communication
Date Deposited: 26 Jan 2026 08:02
URI: https://kc.umn.ac.id/id/eprint/43987

Actions (login required)

View Item View Item